Selasa, 28 Januari 2014

Manfaat dan Fungsi BioJanna



(Bio Janna) Besar dan tingginya manfaat dan khasiat dari BIOJANNA tidak lepas peran microbia dan zat-zat penting lainnya yang terkandung dalam Bio Janna. Adapun kandungan biojanna yang amat penting dan vital yang menyebabkan Biojanna berkhasiat tinggi untuk mengatasi dan mengobati berbagai penyakit berat diantaranya adalah: Air Kelapa Hijau Terfermintasi Air kelapa terutama air kelapa hijau sudah dikenal lama oleh manusia untuk mengatasi keracunan dan penambah stamina serta bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit. Susu Terfermintasi Susu fermintasi adalah susu hasil proses fermintasi oleh bakteri asam laktat. Susu fermintasi sangat bagus untuk pencernaan dan memulihkan sistem pencernaan yang bermasalah. Madu Terfermintasi Madu fermintasi adalah madu hasil proses fermintasi oleh bakteri probiotik. Melalui berbagai penelitian, madu fermintasi juga sangat bermanfaat untuk kesehatan secara menyeluruh dan akan mengembalikan kondisi tubuh sehat secara alami Probiotik + Prebiotik Probiotik adalah bakteri baik yang bermanfaat bagi tempat hidupnya. Probiotik memberikan banyak sekali manfaat bagi tempat hidupnya sehingga sangat dibutuhkan oleh manusia untuk menjaga kesehatan mereka. Pada asalnya atau secara fitrah manusia dilahirkan dengan probiotik yang seimbang sehingga dia lahir dalam keadaan sehat. Dalam perkembangan hidupnya, seseorang mengalami berbagai macam tekanan secara fisik baik itu oleh polusi, pewarna, penyedap rasa, racun, dan lain sebagainya sehingga menyebabkan bakteri baik (Probiotik) dalam tubuh jadi mati dan tidak seimbang. Akibatnya tubuh jadi sakit. Inilah peran penting dari produk BIOJANNA, yaitu untuk mengembaliakan fitrah manusia untuk menyeimbangkan probiotik dalam tubuhnya. Untuk mendukung kehidupan probiotik yang optimal, maka probiotik butuh tempat hidup sementara. Inilah fungsi AIR KALAPA, SUSU, DAN MADU yang terfermintasi dalam BIOJANNA sebagai makanan sementara probiotik untuk mendukung kehidupan baikteri baik yang ada dalam BIOJANNA. Makanan untuk probiotik inilah yang dikenal dengan sebutan PREBIOTIK. Sedangkan PREBIOTIK yang ada dalam biojanna juga sangat bermanfaat dan berkhasiat bagi tubuh manusia. Dengan kandungan PROBIOTIK dan PREBIOTIK inilah yang menjadikan PRODUK BIOJANNA penuh manfaat dan khasiat yang luar biasa untuk kesehatan dan untuk mengatasi dan mengobati berbagai penyakit berat seperti KANKER, PENYAKIT JANTUNG , ASAM URAT, KOLESTEROL, STROKE dan lain. Dengan kandungan PREBIOTIK dan PROBIOTIK yang ada dalam produk BIOJANNA, MAKA BIOJANNA MEMILIKI FUNGSI DAN MANNFAAT UTAMA DI BAWAH SEPERTI DI BAWAH INI:
 Membersihkan dan meremajakan fungsi saluran pencernaan
 Membuang racun dan membersihkan saluran darah Mengontrol kolesterol, asam urat dan gula darah dalam tubuh Meningkatkan fungsi serta mencegah penyakit hati (hepatitis) dan organ dalam lainnya Mencegah alergi Mencegah infeksi dalam dan luar tubuh Mencegah peradangan dalam dan luar tubuh Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit (meningkatkan imunitas) Membaiki fungsi penyerapan gizi dan vitamin serta mengontrol berat badan Mengoptimalkan fungsi obat, terutama obat herbal Memperbaiki metabolisme Dengan fungsi dan manfaat di atas, maka produk BIOJANNA menjadi sangat berkhasiat untuk mengobati dan mengatasi berbagai penyakit baik berat maupun ringan.

 harga RP: 80.000 Rumah Sehat Islami Rabbani Herba Jl.Hamka no 07 simpang tarok,Bukittinggi.

Persendian lutut tidak dapat di lipat



Hp: 081374970466
Nama: Muhammad Zulhelmi
Umur: 58 tahun
Alamat:  Sianok
Penyakit:  Mengenai bekam,sebenarnya sudah lama saya ketahui dari buku-buku sejarah islam,sebelum dengan Rabbani Herba,saya juga sudah pernah mencoba bekam dengan mempergunakan pisau silet.
suatu hari saya merasakan pada saat melaksanakan solat magrib,kaki saya tidak dapat dilipat  sesudah sujud mau duduk,sehingga saya terpaksa mengulang solat dari awal kembali dengan memakai kursi,sesudah itu kemudian tangan saya juga terasa berat mengangkat yang ringan-ringan (seperti gelas berisi air untuk diminum.)
beruntung saya ada kenalan  yang namanya ustad  Yana Malin Mudo ,yang menganjurkan mencoba terapi bekam di Rabbani Herba yang berlokasi di simpang tarok,alhamdulillah setelah beberapa kali  terapi Bekam.persendian  lutut  yang tidak dapat dilipat serta tangan yang sulit untuk mengangkat yang ringan ringan tersebut kembali normal.Dan sekarang saya berusaha untuk selalu dapat mengikuti terapi bekam tersebut minimal sekali dua bulan dan saya usahakan pada tanggal-tanggal sunnah yang dianjurkan yang dapat saya ketahui dari kalender yang  diibagi bagikan oleh Rabbani Herba tersebut.Terapi bekam ini gunanya bagi saya untuk membersihkan saluran urat urat dari darah kotor.karena darah yang dikeluarkan sewaktu kita terapi bekam jauh berbeda dari darah sewaktu kita donor. Wasalam.

Testimoni Ibu Evi Tiswat


Testimoni Ibu Rayhan Dari Medan


Pemenang SMS Testimoni Berhadiah Jaket Cantik Rabbani Herba







Minggu, 26 Januari 2014

ASI vs Susu Formula



ilustrasi“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah, 2: 233)
Merujuk pada firman Allah di atas, menjadi kewajiban bagi setiap ibu untuk menyusui buah hatinya. WHO dan Depkes RI menyatakan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan hingga dua tahun adalah upaya memberikan jaminan kesehatan anak.
Data Survei Sosial Ekonomi Nasional pada 2007-2008 mengungkapkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia nol hingga enam bulan di Indonesia menunjukkan penurunan dari 62,2 persen pada 2007 menjadi 56,2 persen pada 2008. Sedangkan cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai enam bulan turun dari 28,6 persen pada 2007 menjadi 24,3 persen pada 2008. Sementara jumlah bayi di bawah enam bulan yang diberi susu formula meningkat dari 16,7 persen pada 2002 menjadi 27,9 persen pada 2003.
Menurut Sensus Dasar Kesehatan Indonesia, pemberian susu eksklusif terus menurun. Sedangkan pemberian susu botol  meningkat. Dari data tersebut di atas, kita mendapatkan gambaran bahwa bayi di Indonesia hanya mendapatkan ASI eksklusif selama 2-3 bulan kehidupannya dan selanjutnya adalah pemberian susu formula. Rendahnya pemberian ASI di negeri ini, diakibatkan minimnya informasi yang dimiliki oleh setiap orang tua, baik informasi mengenai proses menyusui yang selalu dikaitkan dengan mitos/budaya dan juga minimnya informasi akan bahaya susu formula yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Baik tenaga kesehatan maupun masyarakat luas masih banyak yang berpikir bahwa susu formula memiliki kualitas gizi yang sama baiknya atau bahkan lebih baik dari ASI.
Sehingga sering kita dengar, sebagian masyarakat mengatakan dengan bangga bahwa buah hatinya minum susu dengan merk “A” dimana semakin mahal harga sebuah produk susu formula maka semakin “keren” lah derajat orangtua di mata masyarakat.
Sungguh memprihatinkan bahwa masyarakat luas telah tertipu oleh indahnya sebuah iklan di media elektronik atau peran tenaga kesehatan yang merangkap sebagai tenaga pemasaran dari sebuah produk susu formula. Salah satu kegagalan pemberian ASI di negeri ini adalah disebabkan strategi pemasaran susu formula yang berhasil me”yakin”kan masyarakat bahwa produk mereka sama baiknya bahkan lebih baik dari ASI.
Faktanya ternyata susu formula memiliki resiko tinggi terhadap masa depan kesehatan anak manusia. Bukan sekedar resiko jangka pendek dan menengah, namun yang perlu diperhatikan adalah resiko jangka panjang dari penggunaan susu formula.
Di bawah ini adalah uraian kerugian penggunaan susu formula baik terhadap bayi dan juga kepada ibu:
  1. Meningkatkan Resiko Asthma
  2. Meningkatkan Resiko Alergi
  3. Menghambat Perkembangan Kognitif
  4. Meningkatkan Resiko Infeksi Saluran Pernafasan Akut
  5. Meningkatkan Resiko Oklusi Pada Gigi Anak
  6. Meningkatkan Resiko Infeksi dari Susu Formula yang Terkontaminasi
  7. Meningkatkan Resiko Kurang Gizi
  8. Meningkatkan Resiko Kanker Pada Anak-Anak
  9. Meningkatkan Resiko Penyakit Kronis
  10. Meningkatkan Resiko Diabetes
  11. Meningkatkan Resiko Penyakit Kardiovaskuler (Jantung)
  12. Meningkatkan Resiko Obesitas
  13. Meningkatkan Resiko Infeksi Saluran Pencernaan
  14. Meningkatkan Resiko Kematian Pada Bayi dan Anak-Anak
  15. Meningkatkan Resiko Infeksi Telinga dan Otitis Media
  16. Meningkatkan Resiko Terkena Efek Samping dari Kontaminasi Lingkungan
  17. Meningkatkan Gangguan Kesehatan Jiwa
Melihat hasil-hasil penelitian ini, tentunya lebih menguatkan apa maksud dari perintah penyusuan dari Allah Subhana Wa Ta’ala. Bahwa ASI adalah satu-satunya makanan yang dibutuhkan oleh setiap anak manusia yang lahir ke muka bumi. Tidaklah mungkin setiap anak manusia menjadi manusia yang berjiwa muthmainah, jika tiada disusui ibunya.

Oleh: dr. Henny H. Zainal, CHt (Penyuluh Laktasi)
Disarikan dari Tabloid Bekam Edisi 11/2 (Cara Mudah Stop Diare)

Mengulas Lebih Dalam Hadits Tentang Hindiba (I)


andewi
Bermula ketika redaksi menemukan literatur tentang penggunaan Hindiba pada masa kejayaan Turki Utsmani, maka kami pun mulai melakukan investigasi untuk menggali manfaat hindiba sebagai bagian dari perbendaharaan dalam Ath-Thibbun Nabawi. Pada pembahasan pendahuluan, redaksi sempat mengutarakan hadits tentang Hindiba. Hadits lain tercantum dalam silsilah hadits dha’if dan maudhu karya Al-Syaikh Nashiruddin al-Albany sebagai hadits maudhu. Kini, redaksi akan mengulas lebih dalam tentang apa dan bagaimana tanaman hindiba tersebut.
“Hendaklah kalian menggunakan al-Hindiba, karena sesungguhnya tidak sehari pun kecuali pastilah tertetesi tetesan dari surga.”
Shaikh Nashiruddin al-Albany menyebutkan derajat hadits ini adalah maudhu’. Hadits tersebut telah dikeluarkan oleh Abu Naim dalam ath-thibb dengan sanad dari Muhammad bin Abi Yahya, dari Shalih bin Sahl, dari Musa bin Mu’adz, dari Umar bin Yahya bin Abi Salamah, dari Ummu Kultsum binti Abi Salamah, dari Ibnu Abbas r.a. Menurut Syaikh, sanad hadits ini sangat lemah, sebab Musa bin Mu’adz dan Umar bin Yahya telah dinyatakan dha’if oleh ad-Daruquthni. Bahkan oleh Abu Naim sendiri, Umar bin Yahya dinyatakan sebagai perawi sanad yang ditinggalkan atau tidak diterima riwayatnya oleh pada ahli hadits.
Lebih lanjut Syaikh menandaskan, adapun mengenai rijal (perawi) sanad yang di bawah keduanya tidaklah dikenal, alias majhul. Bahkan as-Suyuthi dalam kitabnya, al-Aali, menyatakan bahwa semua rijal sanad riwayat ini adalah rusak.
Adapun Ibnu Qoyyim selain menyebutkan hadits di atas beliau juga menyebutkan dua hadits lain dalam bab Ath-Thibbun Nabawi. Keduanya adalah:
Barangsiapa yang memakan buah hindiba, kemudian tidur, ia tidak akan terkena racun ataupun sihir.”
“Masing-masing dari daun pohon hindiba, pasti mengandung tetesan air dari Surga.”
Ibnu Qoyyim menjelaskan bahwa, meskipun hadits tersebut marfu’ namun semuanya tidak ada yang shahih. Sedangkan terkait dengan sifatnya Syaikh menyatakan hindiba adalah tanaman yang sifatnya bergantung pada musim.
Lebih jauh Ibnu Qoyyim mengulas bahwa buah hindiba bisa berbolak-balik sifatnya bergantung pada perubahan musim yang empat dalam satu tahun. Pada musim dingin sifatnya juga dingin dan lembab. Pada musim kemarau sifatnya panas dan kering, pada musim semi dan musim gugur sifatnya menjadi netral. Buah hindiba memiliki sifat pengikat dan mendinginkan, baik sekali untuk lambung. Bila dimasak dan dicampur dengan cuka, bisa memperkuat otot perut terutama sekali hindiba barat, lebih baik untuk lambung dan lebih mengikat, berkhasiat juga mengatasi lemah lambung.
Kalau dibalurkan, hindiba bisa meredakan inflamasi yang terjadi pada lambung, berkhasiat juga terhadap penyakit niqris (encok), berbagai jenis pembengkakan pada mata yang panas, bahkan bila dibalutkan daun dan akarnya bisa berkhasiat mengatasi sengatan kalajengking.
Buah hindiba juga berkhasiat memperkuat lambung, membuka penyumbatan yang terjadi pada lever, bermanfaat juga untuk mengatasi sakit yang bersifat panas dan dingin, membuka penyumbatan pada limpa, pembuluh  darah dan usus serta membersihkan saluran ginjal. Hindiba terbaik untuk pengobatan lever adalah yang paling pahit.
Jus hindiba berkhasiat menyembuhkan penyakit kuning yang tersumbat, terutama bila dicampur dengan kurma muda. Bila ditumbuk dengan daunnya, lalu dibalurkan pada radang tertentu, bisa mendinginkan dan mengkontaminasi pembengkakannya. Bisa juga membersihkan dada dan meredam panas darah dan hepatitis. Lebih baik disantap tanpa dicuci dan dibersihkan, karena pencucian atau pembersihan akan menyebabkan energy yang terkandung padanya terlepas. Selain itu buah hindiba mengandung energy tambahan sebagai penawar racun.
Jika air hindiba digunakan sebagai celak, bisa mengobati rabun malam. Daunnya termasuk energi tambahan, berkhasiat menjadi penawar racun kalajengking, bahkan juga penawar kebanyakan racun. Kalau airnya diperas lalu dicampurkan ke dalam minyak zaitun dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang mematikan, apabila airnya diperas lalu diminum, bisa mengatasi akibat gigitan kalajengking dan kelabang. Milk-nya (pasta) bisa membersihkan putih mata.
Sementara penulis al-Qonun menyebutkan bahwa hindiba bersifat dingin dan lembab pada derajat pertama. Namun demikian sifatnya dapat berubah, terutama pada beberapa jenis hindiba tertentu  menjadi bersifat kering pada derajat kedua, bahkan beberapa jenis cenderung bersifat panas. Penulis al-Qonun menyebutkan alasan perubahan sifat hindiba sebagai berikut, “Di musim panas tingkat kepahitan hindiba lebih tinggi dan karena peningkatan kepahitan tersebut, maka sifatnya cenderung menjadi panas pada tingkatan tertentu.”
Chicory
Chicory
Apakah Hindiba Itu?
Hindiba dalam bahasa Inggris disebut dengan endive atau chicory, sementara dalam bahasa Persia disebut kyasni (kasni). Dalam buku Turkish Materia Medica, kata hindiba merujuk kepada dua jenis tanaman herba yang berasal dari keluarga Chicorium, yaitu Chicorium endivia (endive) dan Chicorium intybus (Chicory).
Sementara dalam bahasa Indonesia kata hindiba merujuk pada tanaman yang disebut andewi. Sebutan andewi disematkan pada tanaman yang berasal dari keluarga Chicorium jenis endive (Chicorium endivia), yaitu tanaman yang biasa dijadikan sayuran dan dibudidayakan di dataran tinggi di Indonesia. Sementara untuk jenis Chicorium intybus belum ada di tanah air. (JR/Berbagai Sumber)